Lombang Dajah

Desa Lombang Dajah Kecamatan Blega Kabupaten Bangkalan adalah sebuah desa yang terletak di ujung barat kecamatan Blega. Desa ini terdiri dari tiga belas dusun. Jumlah ini sekaligus menjadi rekor dengan dusun terbanyak di desa tersebut daripada dusun - dusun yang lain. Hal ini dibentuk mengingat desa Lombang Dajah yang sangat luas sehingga perlu untuk membentuk sebuah dusun baru agar memudahkan kepala desa untuk mengontrol dan mengkordiner dusun - dusun di desa tersebut.
Dari sudut kultur sosial masyarakat, masyarakat sangat antusias dalam program yang sifatnya religius. Dalam satu minggu ada dua program yang menjadi ajang rutinitas warga untuk berkumpul sembari musyawarah dan mendengarkan ceramah kyai. Dengan upaya dan perogram pengajian yang sangat intensif dan edukatif, tidak heran jika di desa ini masyarakatnya sangat rukun dan saling memberikan atensi. Program itu dilaksanakan pada senin malan dan kamis malam. 
Pengetahuan masyarakat akan pentingnya sebuah kemajuan desa secara signifikan terbilang cukup lumayan. Banyak organisasi - organisasi kepemudaan dan komunitas yang ikut adil dalam merancang sebuah konsep untuk kemajuan desa, seperti Karang Taruna merupakan lembaga formal yang dibentuk oleh kepala desa yang semuanya dimotori oleh para pemuda. Namun eksistensi organisasi tersebut belum juga berhasil mentransfromasikan sebuah desa secara progresif. Ada beberapa faktor yang menghambat kinerja dari organisasi kepemudaan tersebut. Antara lain; soliditas yang kurang maksimal antar pemuda, kurangnya supportifitas oleh para stakeholder di desa, minimnya finansial yang tidak dapat diakses untuk program kemajuan desa, dan kurangnya pengetahuan tentang kepemimpinan, kepemudaan, serta idealisme pemuda yang ditingkatkan.
Diatas adalah beberapa poin pentingnya akan sebuah organisasi yang dapat membantuk akan pentingnya sebuah kesinambungan antara sesama elemen lapisan masyarakat. Lain halnya dengan pendidikan, secara universal, lembaga pendidikan di pelosok desa sungguh sangat memprihatinkan. Siswa dengan penuh kesemangatan tinggi namun belum bisa dibekali metode praktis yang relevan dengan kebutuhan siswa. Salah satunya kurangnya keaktifan para guru, minimnya fasilitas yang menunjang softskill siswa/i, dan program intensif utnuk menambah daya nalar berpikir dan kreatifitas siswa/i.
Oleh karena itu, untuk mewujudkan sebuah peradaban desa, perlu kiranya antara seluruh elemen masyarakat dan para stakeholder untuk bekerja sama dan sama kerjaan untuk desa yang sejahtera. Pendidikan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pengetahuan dan keilmuan, dan pertanian sebagai lahan agraria untuk menambah daya gedor perekonomian masyarakat.
Secara konklusif, Desa Lombang Dajah Kecamatan Blega Kabupaten Bangkalan dengan lahan agraria yang sangat luas, eksistensi sebuah organisasi, dan daya minat belajar siswa/i, bukan sesuatu yang tidak mungkin untuk mewujudkan desa yang progresif, inovatif, dan transformatif.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.